Beranda › Blog › Panduan MCU
Kerangka Segmentasi Risiko Kesehatan Karyawan: Red, Amber, Yellow, Green
Segmentasi risiko kesehatan karyawan membagi tenaga kerja jadi empat kelompok dengan jenis intervensi berbeda. Ini definisi tiap kelompok dan batas data yang berlaku.
Hasil MCU satu perusahaan biasanya berakhir sebagai dua angka, yaitu berapa yang fit dan berapa yang tidak. Pembagian itu terlalu kasar untuk menyusun program, karena karyawan dengan kolesterol tinggi yang belum pernah berobat dan karyawan yang tahun lalu dirawat inap masuk keranjang yang sama.
Yang dibahas:
- Alur tiga langkah dari hasil MCU menjadi kelompok intervensi
- Definisi empat kelompok risiko beserta jenis program masing-masing
- Kelompok mana yang paling menentukan biaya tahun berikutnya
- Batas data yang berlaku, termasuk apa yang boleh diterima HR
Alur Tiga Langkah Sebelum Kelompok Terbentuk
Mercer Marsh Benefits menguraikan segmentasi sebagai gabungan dua sumber data, bukan pembacaan hasil MCU semata.
- Hasil MCU menentukan potensi penyakit tidak menular dan faktor risikonya, lewat riwayat keluarga, hasil laboratorium, dan pemeriksaan penunjang
- Riwayat klaim menentukan tingkat perawatan yang pernah diterima dan sejauh mana kondisinya sudah berjalan
- Profil kelompok adalah hasil penggabungan keduanya, dan inilah yang menentukan jenis intervensi
Langkah kedua yang membuat segmentasi ini berbeda dari sekadar menghitung temuan abnormal. Riwayat klaim adalah rekaman kejadian nyata, sedangkan hasil MCU adalah potret satu hari.
Empat Kelompok dan Jenis Programnya
| Kelompok | Definisi | Jenis intervensi |
|---|---|---|
| Red, risiko kritis | Penyakit tidak menular terdeteksi di MCU dan sudah pernah rawat inap untuk kondisi itu | Kuratif dan rehabilitatif |
| Amber, risiko sangat tinggi | Terdeteksi di MCU dan sudah menjalani rawat jalan, atau hasil MCU bersih tapi pernah rawat inap terkait | Kuratif |
| Yellow, risiko tinggi | Terdeteksi di MCU tetapi belum menjalani perawatan apa pun | Preventif |
| Green, risiko lebih rendah | Tidak terdeteksi dan belum menjalani perawatan | Promotif |
Isi tiap jenis program berbeda secara mendasar, dan inilah alasan pengelompokan itu ada.
- Kuratif: klinik di lokasi kerja, kunjungan dokter ke kantor, pengelolaan obat dan alat kesehatan, rencana tanggap darurat medis
- Rehabilitatif: program kembali bekerja dan intervensi untuk memulihkan fungsi
- Preventif: asesmen risiko kesehatan, MCU, surveilans kesehatan, program konservasi pendengaran, program perlindungan pernapasan, vaksinasi
- Promotif: seminar dan buletin kesehatan, kalender kesehatan, pelabelan makanan kantin, program berhenti merokok, kegiatan olahraga
Aksesmedika menampilkan sebaran temuan per divisi dan per sub-perusahaan, sehingga pengelompokan seperti ini bisa disusun dari angka yang sudah ada. Pelajari lebih lanjut →
Kelompok Yellow Menentukan Biaya Tahun Berikutnya
Anggaran kesehatan biasanya tersedot ke kelompok Red, karena kelompok itu yang paling terlihat. Yang menentukan arah biaya justru kelompok Yellow.
Di kelompok inilah penyakit sudah terdeteksi tapi belum ada perawatan yang berjalan. Setiap orang yang bertahan di Yellow tanpa intervensi punya kemungkinan berpindah ke Amber, dan perpindahan itu berarti perawatan yang lebih mahal.
Penting: Yellow adalah satu-satunya kelompok yang bisa dibalik arahnya dengan biaya rendah. Program di kelompok ini berupa pemeriksaan berkala dan modifikasi gaya hidup, bukan pengobatan.
Kelompok Green sering dianggap tidak butuh apa pun. Padahal program promotif di kelompok terbesar ini yang menjaga jumlah Yellow tidak bertambah setiap tahun.
Batas Data yang Berlaku di Indonesia
Segmentasi ini menyentuh data kesehatan per orang, jadi batasnya perlu ditetapkan sebelum, bukan sesudah, datanya dikumpulkan.
| Pihak | Boleh menerima | Tidak boleh menerima |
|---|---|---|
| Dokter pemeriksa | Hasil per orang dan riwayat kesehatannya | Tidak dibatasi untuk keperluan penilaian medis |
| HR dan manajemen | Jumlah per kelompok, sebaran per divisi | Nama karyawan pada kelompok tertentu |
| Atasan langsung | Status kelayakan kerja dan pembatasannya | Diagnosis dan hasil laboratorium |
Penempatan nama pada kelompok tertentu adalah pekerjaan medis, bukan pekerjaan administratif. Alasannya dijelaskan lebih rinci di apakah hasil MCU bersifat rahasia.
Catatan: banyak perusahaan tidak punya akses ke data klaim karena klaim dikelola penanggung asuransi, sedangkan MCU dikelola penyedia pemeriksaan. Dalam kondisi itu, segmentasi tetap bisa dijalankan dengan data MCU saja, dengan catatan Red dan Amber tidak bisa dipisahkan.
Cara Memakainya Tanpa Menunggu Data Sempurna
Versi sederhana berikut cukup untuk menyusun program tahun pertama.
- Hitung berapa persen peserta punya minimal satu temuan yang butuh tindak lanjut, ini menjadi gabungan Yellow ke atas
- Pisahkan yang dokternya menuliskan rujukan atau menandai urgensi, ini mendekati Amber dan Red
- Sisanya masuk Green, dan jumlahnya menentukan skala program promotif
- Ulangi tahun depan dengan sumber angka yang sama persis, agar perbandingannya sah
Langkah kedua mengandalkan keputusan dokter yang sudah tertulis di hasil. Cara membacanya diuraikan di cara HR menindaklanjuti hasil MCU, sedangkan penyusunan program untuk temuan yang paling sering muncul dibahas di program kesehatan untuk kolesterol dan gula darah tinggi.
Tanya Jawab
Apa beda kelompok Amber dan Yellow?
Keduanya sama-sama menunjukkan penyakit tidak menular yang terdeteksi, bedanya ada pada perawatan yang sudah dijalani. Yellow belum menjalani perawatan apa pun, sedangkan Amber sudah menjalani rawat jalan untuk kondisi tersebut.
Apakah segmentasi ini bisa dilakukan tanpa data klaim asuransi?
Bisa, tapi hasilnya lebih kasar. Tanpa riwayat klaim, kelompok Red dan Amber sulit dipisahkan karena pembedanya adalah perawatan yang pernah diterima, sehingga yang tersisa adalah pemisahan antara ada temuan dan tidak ada temuan.
Apakah HR boleh melihat nama karyawan di tiap kelompok?
Tidak. Yang diterima HR adalah jumlah per kelompok beserta sebarannya per divisi, sedangkan penempatan nama pada kelompok tertentu adalah pekerjaan dokter pemeriksa. Pemisahan ini yang membuat program bisa disusun tanpa membuka hasil per orang.
Kelompok mana yang paling menentukan biaya kesehatan tahun berikutnya?
Kelompok Yellow, karena di sanalah penyakit sudah terdeteksi tapi belum ada perawatan yang berjalan. Intervensi di kelompok ini bersifat pencegahan dan biayanya jauh lebih rendah dibanding penanganan setelah kondisinya membutuhkan rawat inap. Gambaran lonjakan biayanya ada di komorbiditas dan biaya kesehatan karyawan.
Kerangka ini hanya berguna kalau angkanya bisa dihitung ulang setiap periode dengan cara yang sama. Aksesmedika menyediakan sebaran kondisi per perusahaan, daftar tindak lanjut terbuka yang bersumber dari keputusan dokter, serta perbandingan antar periode pemeriksaan. Dari sana HR bisa melihat berapa orang berpindah keluar dari kelompok berisiko, bukan sekadar berapa yang tahun ini ditandai.
Sumber
- Mercer Marsh Benefits, Indonesia Health Benefits Study 2025
- UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi
Kelola Medical Check Up karyawan tanpa kertas dan tanpa rekap manual
Satu platform untuk perusahaan dan penyedia lab, dari penjadwalan sampai laporan.