Cek Kadar Trigliserida
Masukkan angka trigliserida dari lembar hasil lab atau MCU. Trigliserida sangat dipengaruhi makanan terakhir, jadi pastikan hasilnya dari pemeriksaan dalam keadaan puasa.
Kategori trigliserida puasa (mg/dL), NCEP ATP III
| di bawah 150 | Normal |
| 150 sampai 199 | Batas tinggi |
| 200 sampai 499 | Tinggi |
| 500 ke atas | Sangat tinggi |
Apa itu trigliserida?
Trigliserida adalah bentuk lemak yang paling banyak di dalam darah. Kalori yang tidak langsung dipakai, terutama dari gula, nasi, tepung, dan alkohol, diubah menjadi trigliserida dan disimpan di sel lemak.
Trigliserida tinggi sering muncul bersama perut buncit, gula darah tinggi, dan HDL rendah. Gabungan ini dikenal sebagai sindrom metabolik.
Kapan trigliserida tinggi perlu segera diperiksakan?
Trigliserida 500 mg/dL ke atas meningkatkan risiko radang pankreas (pankreatitis), selain risiko jantung. Angka setinggi ini sebaiknya segera dibawa ke dokter.
Hasil yang tinggi tanpa puasa belum tentu menggambarkan kadar sebenarnya. Kalau kamu tidak puasa sebelum diambil darah, ulangi pemeriksaan setelah puasa 10 sampai 12 jam.
Tiap laboratorium bisa memakai nilai rujukan yang sedikit berbeda, tergantung alat dan metodenya. Kalau angka rujukan di lembar hasil kamu berbeda dengan halaman ini, pakai yang tercetak di lembar hasil.
Cek parameter lab lainnya
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Trigliserida normal berapa?
Trigliserida normal di bawah 150 mg/dL. Angka 150 sampai 199 termasuk batas tinggi, 200 sampai 499 tinggi, dan 500 mg/dL ke atas sangat tinggi.
Apa penyebab trigliserida tinggi?
Penyebab yang paling sering adalah asupan gula dan karbohidrat olahan berlebih, alkohol, berat badan berlebih, kurang gerak, dan diabetes yang tidak terkontrol. Beberapa obat dan faktor keturunan juga bisa menaikkannya.
Apakah harus puasa sebelum cek trigliserida?
Ya, umumnya puasa 10 sampai 12 jam dianjurkan, karena trigliserida naik cukup tinggi setelah makan. Minum air putih tetap boleh.
Bacaan terkait
Kalkulator ini alat bantu edukasi, bukan diagnosis. Hasilnya tidak menggantikan pemeriksaan dan penilaian tenaga medis. Konsultasikan kondisimu ke dokter untuk keputusan medis apa pun.